Monday, 06 September 2010
Selamat Datang di INDIGO
Google Map 'Disulap' Jadi Papan Monopoli PDF Print E-mail
Written by Indigo   
Monday, 14 September 2009 06:35

 
Bagaimana rasanya bermain monopoli dengan papan game sungguhan? Google dan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang mainan anak-anak, Hasbro berhasil memberikan pengalaman unik bagi para penggemar permainan klasik ini. Seperti diberitakan The Sun dan dilansir detikINET, Senin (7/9/2009), dengan menggunakan layanan lokasinya, yakni Google Map, Google memungkinkan para pemain untuk menjadi konglomerat properti virtual.
Dalam permainan monopoli spektakuler versi online ini, para pemain memakai Google Map sebagai papan. Semua bebas memilih salah satu jalan dari jutaan lokasi di seantero negara untuk dijadikan lahan bisnis.Aturannya sama dengan versi konvensionalnya, namun di sini mereka bisa melihat bangunan aslinya, sehingga terasa lebih menantang.
Dalam game ini, para pemain diberikan modal sebesar 3 juta dolar. Jika mereka ingin membeli Pennsylvania Avenue misalnya, tempatnya Gedung Putih berdiri ini dihargai 2 juta dolar.Namun yang namanya game, semua ini hanyalah permainan. Tidak ada hadiah uang tunai. Game gratis hasil kolaborasi antara rakasasa mesin pencari Google dan Hasbro ini dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan game baru bertitel 3D Monopoly City
 
sumber : www.detikinet.com
 
Last Updated ( Monday, 14 September 2009 07:08 )
 
Mendesain Web (Masih) bersama DheZign Online Solution PDF Print E-mail
Written by Indigo   
Monday, 14 September 2009 05:50

Setelah belajar mendesain front page dengan penggunaan basic HTML melalui KomodoEdit Sabtu lalu (25/06), Indigo kembali mengajak teman-teman untuk belajar mendesain web menggunakan software yang berbeda yakni Dreamweaver CS3.

Masih bersama dengan Heri Setiawan, salah seorang web designer dari DheZign Online Solution, perusahaan web development dan media online yang telah berpengalaman secara profesional dalam jasa konsultasi dan pengembangan website serta internet marketing, memberikan detail materi kepada peserta workshop di Indigo selama satu setengah jam dalam dua sesi.

Workshop yang diadakan pada 29 Agustus 2009 ini menjadi workshop pertama kalinya dalam bulan ramadhan. Yang tentunya menambah semangat peserta untuk mengisi jam-jam puasa dengan kegiatan positif. Terbukti dengan penuhnya peserta yang mengikuti pelatihan ini. (dnr)

Last Updated ( Monday, 14 September 2009 05:59 )
 
Cara Mengetahui Power Supply Rusak PDF Print E-mail
Written by Indigo   
Saturday, 12 September 2009 17:47

 

Komputer tiba2 gak mau nyala, power suppy juga gak bekerja sama sekali. Rusakkah power supplynya hingga berhenti mengalirkan listrik untuk menghidupi komputer kita? belum tentu, bisa juga motherboard atau prosesornya ya rusak. Nah untuk mengetahui power supply rusak atau tidanya kita bisa mengetes dengan langkah2 berikut ini :

1. Untuk lebih amannya lepas semua kabel konektor power supply yang terhubung pada motherboard atau hardware lainnya (hardisk, optical drive, dll)

2. Lakukan pengetesan pada konektor 20 + 4 pin dengan menggunakan kawat atau kabel,  caranya hubungkan kawat atau kabel tadi pada konektor yang tersambung warna hijau dan warna hitam.

3. Jika power supply hidup maka kerusakan pada motherboard/prosessor. Jika power supply mati, maka beryukurlah yang rusak adalah power supply nya yang harganya jauh lebih murah daripada motherboard atau prosseror.

 

www.blau82.wordpress.com

 

test-psu

Last Updated ( Monday, 14 September 2009 06:33 )
 
Training Zimbra Mail Service By openSUSE Surabaya PDF Print E-mail
Written by Indigo   
Tuesday, 08 September 2009 03:50

 

Tepat satu hari sebelum Indonesia merayakan kemerdekaannya, komunitas openSUSE Indonesia Wilayah Surabaya mengadakan acara Training Zimbra Mail Server di Indigo, Minggu, 16 Agustus 2009 di Indigo. Bukan lomba memasukkan paku dalam botol atau dulu-duluan sampai garis finish pake karung, tetapi membuat e-mail server dengan software Zimbra Mail server and Collaboration Suite. 

Berawal dari keinginan komunitas openSUSE yang ingin memperkenalkan zimbra sebagai software open source untuk e-mail server, Didit A Pambudiono selaku koordinator openSUSE Indonesia wilayah Surabaya mendatangkan pemateri dari Bekasi yang merupakan pendiri komunitas openSUSE Indonesia dan komunitas Zimbra Indonesia, Masim Sugianto.

Dalam workshop yang dihadiri oleh beberapa kalangan industri, akademis, dan UKM (Usaha Kecil Menengah) ini dijelaskan mengenai pengoperasian Zimbra mulai dari pengenalan dan pemahaman e-mail server hingga memaintenance Zimbra. Acara yang diikuti hingga 23 peserta ini berlangsung mulai pkl 09.00 hingga 15.00. Antusiasme peserta sangat terlihat dari jumlah peserta yang melebihi kapasitas ruangan di Indigo, sehingga sisanya menggunakan notebook pribadi. (dnr)




 
Workshop Ramadhan Indigo PDF Print E-mail
Written by Indigo   
Tuesday, 01 September 2009 05:20

Workshop Digital Painting, Sabtu 5 September 2009
By: Redhy DKV Petra

Workshop Digital Sculpting, Sabtu 12 September 2009
By: Redhy DKV Petra

 

PILIH JAM SESUKAMU !
SESI I : pkl 13.00 ATAU SESI II : pkl 15.00

GRATIIISSSS !!
(Tempat terbatas. Buruan daftaaaarrr !)
 
More Articles...
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 2 of 11

Polling

Pelatihan yang ingin kamu ikuti....
 

Login Form



Who's Online

We have 2 guests online

Komunitas Indigo

KUBUGIL

Komunitas KUBUGIL yang dikenal dengan Kutu Buku Gila ini merajai komunitas di Surabaya sejak tahun 2007. Sebagai komunitas baca KUBUGIL bergerak dalam kampanye minat baca. Anggotanya pun kini telah mencapai lebih dari 350 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain mencerdaskan bangsa, meningkatkan hobby dengan membaca adalah satu dari tujuan komunitas ini terbentuk.

Komunitas Indigo

Beecomics adalah sebuah sekolah komik pertama di Surabaya yan mengajarkan tentang bagaimana cara membuat komik dengan baik dan benar, bentuk tokoh, memberikan emosi pada tokoh agar lebih hidup, membentuk karakter, lebih kompleksnya bagaimana membuat sebuah cerita secara jelas melalui gambar-gambar komik dari segala aliran baik itu aliran manga, USA mapun bebas. Dan diharapkan siswa nantinya bisa menciptakan gaya/style sendiri . Membahasakan sebuah makna dalam bentuk visual, sehingga mudah dipahami. Beecomics juga memperkenalkan karya-karya siswa ke dunia luar, melalui media website.